Balik lagi kita ke Linux kalau sebelumnya kita bahas tentang perkenalan NAT VPS, sekarang kita bakal bahas aplikasi apa saja yang bisa di pasang pada NAT VPS. Di sini saya akan bahas lumayan detail aplikasi atau arena bermain yang bisa kita lakukan. Kamu harus ingat, kalau mau belajar VPS bukan berarti harus punya dedicated IP. NAT VPS pun bisa.
Memahami NAT VPS
Sebelum lebih jauh, kita harus memahami terlebih dahulu apa itu NAT. Coba cek pada postingan saya berikutnya, ada artikel yang menjelaskan apa itu NAT VPS dan bagaimana pemahaman dasarnya. Baru dari situ kita bisa move on ke berikutnya.
Docker
Salah satu yang paling bisa dilakukan oleh NAT VPS adalah membangun docker. Di sini kamu bisa membuat aplikasi yang banyak tergantung dari resource yang dibutuhkan. Dan kamu tidak perlu tuh yang namanya IPv4 dedicated. Pakai NAT pun bisa, asalkan aplikasi tersebut tidak membutuhkan port mapping untuk input.
Sebelumnya saya juga memposting dengan melakukan deploy server farm WordPress. Walaupun sudah go public saya masih belum bisa mengatakan apakah projek ini berhasil atau tidak, karena belum banyaknya data. FYI hingga saat ini masih belum ada yang daftar, jadi gimana mau ambil data statistik penggunaannya, hehe.
Tapi satu hal untuk docker di NAT, kamu harus ingat kalau deploy aplikasinya jangan menggunakan localhost. Harus menggunakan ip lokal server tersebut.
Simple Web Server
Hal paling mudah adalah kamu bisa bermain web server. Kamu bisa memasang apache, nginx, apapun itu web server dengan mudah. Kamu bahkan bisa install php, php-fpm atau apapun itu dengan mudah dan leluasa di NAT VPS.
Perlu diingat, harus ada port yang dibuka agar website dalam server bisa di akses visitor. Atau cara lainnya adalah dengan menggunakan Cloudflared. Sayangnya saya belum punya artikel ini, saya rasa Cloudflared punya keterbatasan, dalam hal max body size yang bisa di terima. Yaitu max 100 MB saja per request. Lebih dari itu maka akan di tolak, kamu perlu upgrade ke plan Enterprise agar bisa mencapai 200 MB.
Nodejs
Aplikasi ini sangat banyak digunakan dan digemari oleh orang-orang dan developer untuk mengembangkan aplikasi mereka. Tanpa restriksi hosting dan embel-embel max process, NAT VPS adalah solusi lengkap bagi para developer dalam mengembangkan aplikasinya.
Nodejs memberikan keleluasaan dan fleksibiltas maksimal dalam mengembangkan aplikasi. Titik vulnerability juga minimal, karena kebanyakan celahnya bukan berada pada web server / cara eksekusi, melainkan package library yang digunakan.
Dalam keadaan tertentu, beberapa penyedia NAT VPS punya port mapping domain, agar aplikasi tersebut bisa di mapping menjadi domain pada port 80 atau 443. Yaitu port yang biasa dibuka oleh para visitor di website.
VPN
Ya, kalau orang indonesia itu enggak jauh-jauh dari VPN. Liatin aja, kalau ada server gratisan apalagi lokasi exotic kayak di Singapura, sudah pasti bakal di pasang VPN. Pada NAT VPS vpn juga lumayan dipasang. Kebanyakan orang bakal memasang wireguard.
Itulah daftar aplikasi yang bakal di pasang pada kebanyakan pengguna NAT VPS. NAT VPS menawarkan biaya yang lebih rendah namun tidak menghilangkan fungsi fundamental server itu sendiri secara 100%.
Leave a Reply