5 Oktober 2026 bakal menjadi tanggal bersejarah, karena Indonesia berhasil untuk pertama kalinya mambawa trofi juara FIFA Asean 2026. Tentu bukan hanya pemain dan tim kepelatihan saja yang ikut senang. Seluruh masyarakat Indonesia pun ikut senang. Indonesia menang 4-2 dengan Thailand melalui pinalti.
Jalanan Sepi
Pasca pertandingan yang berlangsung dari jam 20.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), ternyata berakhir hingga jam 23.00 WIB malam. Siapa sangka usaha para supporter tidak sia-sia, karena ternyata malam itu Indonesia berhasil juara.
Pasca pertandingan, paginya jalanan cenderung sepi lancar. Biasanya ramai sekali jalanan di Jakarta. Sepertinya banyak yang nonton hingga malam hari, kemudian mereka mengajukan cuti atau setidaknya WFH dari rumah.
Paes Tidak Main
Sayangnya kiper jagoan saya Marten Paes tidak dimainkan ketika final terjadi, bahkan hingga adu pinalti coach John Herdman masih mempercayakan Audero sebagai kiper tandem.
Kalau dari opini pribadi sih, secara pengalaman mungkin Paes tidak setinggi Emil Audero, tapi secara refleks dan insting dalam membaca bola secara cepat, Paes lebih dominan berhasil menangkis bola tersebut. Kedua-duanya mempunyai kualitas yang bagus dan rating yang sangat bagus.
Asia Cup
Bagi netizen dan masyarakat harus ingat, kita boleh senang sesaat. Tapi Asia Cup di depan mata, dan kita harus melawan Thailand lagi nanti dalam satu grup yang sama. Selebrasi juara sampai puas, kemudian kita recovery, dan berjuang lagi untuk Asia Cup 2027. Tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin.
Performa Hebat
Semenjak Indonesia maju ke final Fifa Asean 2026, saya melihat performa yang hebat ketika kepelatihan di pegang oleh John Herdman. Mungkin secara taktik taktis di tengah lapangan tidak terlalu berwarna seperti STY, tapi tiap coach punya resepnya masing-masing. Taktik mau apapun itu tidak masalah, yang penting hasil akhirnya adalah MENANG. Dan tugas kita adalah memberikan kata positif itu, dan menyemangati para timnas garuda.
Leave a Reply