Topik kali ini kita akan membahas sedikit tentang salah satu virtualisasi yang mudah di adopsi untuk hardware mid-range. Yes, itu adalah LXC. Secara fitur, ada plus dan minusnya untuk LXC (Linux Containers). Kamu bisa cek beberapa website untuk plus dan minusnya.
Lebih Simpel
LXC mungkin salah satu virtualisasi yang sangat mudah diadopsi pada level pembelajaran Linux atau development. Jujur saja, untuk mainan project Linux saya lebih prefer memilih LXC ketimbang KVM, karena ada beberapa hal mendasar :
- Booting super cepat.
- Setup sangat mudah.
- Cenderung hemat disk space.
- Cocok untuk hardware tipe mid-range / jadul.
- Tidak butuh VT-X.
Contohnya project NAT VPS saya masih mengadopsi LXC pada Proxmox, karena memang terbukti efektif dan masih sangat optimal untuk beberapa case tertentu. Jangan salah, menggunakan LXC bukan berarti tidak bisa menggunakan OS Linux juga, masih bisa kok. Beberapa diantaranya yang pernah saya pakai:
- Debian
- Ubuntu
- Alpine Linux
- CentOS / AlmaLinux / RockyLinux
Sebagai tambahan untuk CentOS / AlmaLinux / RockyLinux mungkin ada kondisi dimana ketika sudah memasukkan sudo tiba-tiba VM menjadi tidak stabil dan cenderung hang. Penjelasan teknisnya ada, tapi tidak akan kita bahas di sini. Jadi yang aman-aman aja adalah Debian dan Ubuntu.
Tidak Perlu VT-X
Yap itu benar, faktanya kamu tidak perlu menggunakan module VT-X pada server untuk membuat sebuah VM. Istilah VT-X ini populer khususnya di kalangan server berbasis Intel. Artinya Intel Virtualisation Technology. Jika di AMD namanya AMD-V, fungsinya kurang lebih sama.
Umumnya, pada teknologi virtualisasi KVM, server node kamu perlu mengaktifkan VT-X atau AMD-V agar bisa membuat virtualisasi KVM. Namun dengan LXC, kamu tidak perlu memerlukan itu. Karena LXC berjalan langsung di level sistem operasi si host node, lewat bawaan kernel Linux si host node. Bisa dikatakan VM si LXC ini berbagi dengan si server node.
Apakah bisa running docker?
Bisa banget! LXC yang hingga saat ini saya gunakan sangat bisa menggunakan docker tanpa ada masalah. Tapi ada syaratnya, ketika setup VM pastikan menyalakan fitur privilege container terlebih dahulu. Pada proxmox ada opsinya kok by default.
Lingkungan Kampus
Bagi kalian yang sedang belajar Linux, alangkah baiknya ketika sedang kuliah mencoba teknologi LXC ini untuk membiasakan diri dan mencoba beberapa implementasi real dari Linux. Saran saya sih, pelajari distro Linux yang memang sudah berkembang secara massive, seperti Ubuntu dan Debian. Dua distro ini wajib hukumnya kamu bisa, jika masih ingin di industri system administrator.
Leave a Reply