Kemarin saya baru menonton salah satu podcast om Deddy yang mengundang seorang peneliti gempa BRIN, yaitu Prof. Dr. Danny Hilman Natawidjaja. Beliau salah satu pakar geologi gempa bumi dan geotektonik yang masih aktif di Indonesia. Beliau menceritakan banyak hal, dari bencana terburuk dan kurangnya ahli gempa di Indonesia.
Skenario Terburuk
Indonesia memang di lewati oleh banyak jalur gunung berapi, dengan istilah ring of fire. Namun menurutnya pemerintah kurang responsive terhadap takdir kita yang berada di jalur ini. Menurutnya skenario terburuk yang terjadi adalah ketika semua gunung berapi bisa saja batuk secara bersama-sama, dan abu vulkanis menutupi matahari, dan suhu menjadi mendadak dingin.
Kurangnya Minat
Hal ini diperparah dengan kurangnya minat masyarakat yang mengambil pengetahuan seperti gempa tektonik atau pengetahuan tentang gunung vulkanik. Menurut hematnya, paling tidak kalau kita berada di daearah yang istimewa seperti sekarang, seharusnya ada banyak professor yang melakukan edukasi, dan riset secara konsisten agar kita bisa mempelajari dan bersiap terhadap skenario terburuk.
Kalau di lihat dari faktor ekonomi, pekerjaan ini mungkin wajar saja kalau tidak favorit, karena secara ekonomi tidak mungkin menghasilkan pendapatan yang cukup besar. Jadi sangat wajar kalau para muda mudi saat ini lebih menyasar pekerjaan yang secara ekonomi lebih aman untuk jangka panjang. Beberapa pekerjaan favorit generasi sekarang seperti konten kreator, bagian marketing, entertainment, designer, dsb.
Pesan ke Pemerintah
Dalam podcast tersebut Professor Danny mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memberitahu ke pemerintah, namun sayang belum ada response yang benar-benar valid terhadap situasinya sekarang. Ia memastikan bahwa input kritikal atas situasi kurangnya pakar geologi saat ini dan action yang harus diutamakan apa saat ini sudah di layangkan ke pemerintah.
Kemudian beliau mengungkapkan katanya ahli pakar geologi saat ini perlu ditambah dan di regenerasi. Katanya tiap tahun tidak ada perubahan signifikan, bahkan malah berkurang. Menurut hematnya, seharusnya ada regenerasi agar pakar tidak punah, dan kita perlu lebih banyak pakar yang di bidang geologi agar bisa terus meneliti dan membantu sosialisasi ke masyarakat.
Leave a Reply